#8volution Journey: Sebuah Kisah di SCTV Tower Lantai 12

#8volution Journey: Sebuah Kisah di SCTV Tower Lantai 12

Senin, 8 April 2019. Saya datang ke kantor Vidio untuk pertama kali. Memakai kemeja biru muda lengan panjang, celana bahan, dan sepatu pantofel. Sebuah outfit yang cukup salah sambung ketika melangkah keluar dari lift lantai 12. Setelah menunggu beberapa saat, Mas Harswanda, HR saat itu, menjumpai dan mengajak saya untuk berbincang di salah satu ruangan meeting.

Mas Hars menjelaskan secara singkat mengenai Vidio dan menanyakan berbagai pertanyaan ringan kepada saya. Kami sempat berbincang seputar kampus juga karena ternyata Mas Hars merupakan alumni HI Unpar, beberapa tahun diatas saya. Setelah itu, saya di-interview oleh Mas Andi, manager Content Curation Vidio saat itu.

Selasa, 9 April 2019. Satu hari setelah saya interview, saya menerima email dari Mas Hars.

“Hi Joshua!! Your First Day at Vidio.com”

Next Monday, April 15, 2019, will be your first day of work at Vidio! So glad to have you join our Awesome Team.

18 Oktober 2022. Hari ini tidak terasa sudah kurang lebih 3 tahun 6 bulan saya berada di Vidio. Saya sudah merasa Vidio seperti rumah kedua saya.“Lingkungan kerja yang nyaman, teman-teman yang friendly” merupakan sekilas jawaban saya ketika ditanya pendapat apa alasan saya betah di Vidio (video selengkapnya di sini)

Saya mengawali karir di Vidio sebagai intern Content Curator. Saat itu, saya menjadi anak magang ke-2 yang bekerja di divisi tersebut. Setelah menjalani magang selama 3 bulan, saya diangkat menjadi karyawan. Pekerjaan yang align dengan passion saya membuat saya nyaman dan betah bekerja di Vidio hingga saat ini. Ada banyak momen berharga yang terjadi selama saya bekerja, beberapa diantaranya akan saya ceritakan pada tulisan ini.

“Nah kali ini kita mau ajak kalian semua untuk ikutan kasih ide nih: nama keren untuk warga Vidio, beserta filosofi singkat dibalik nama tersebut. Pilihan-pilihan nama ini akan kita vote bersama-sama nanti di google chat dan nama yang terpilih akan dijadikan nama official untuk warga Vidio kedepannya. Yuk keluarkan ide-ide kreatif kalian DISINI yang nantinya akan dijadikan legacy kalian selama bekerja di Vidio~”

Setelah membaca email dari HR tersebut, saya langsung mencari nama yang unik dan merepresentasikan Vidio. WADIONO; Warga Vidio Numero Uno. Sebuah nama yang awalnya menjadi bahan lelucon bagi saya dan teman-teman ternyata terpilih sebagai pemenang melalui hasil voting, yang hingga detik ini resmi dipakai menjadi nama sah untuk warga Vidio.

Sebuah kebanggaan tersendiri ketika mendengar Budi Doremi dan Ashilla Zahrantiara menyebut WADIONO saat ulangtahun Vidio yang ke-6

2. PART OF CONTENT CURATION TEAM

Menjadi bagian dari tim Content Curation di Vidio menjadi salah satu momen bahagia di hidup saya. Terdengar klise mungkin, namun begitulah adanya. Pada awal saya masuk, tim ini hanya terdiri dari 4 orang; Mas Andi sebagai manager, lalu ada Kak Winda & Kak Tiara, dan Arjil yang merupakan anak magang pertama di divisi ini.

Vidio menjadi tempat berkarir saya untuk kali pertama setelah lulus dari Universitas Katolik Parahyangan. Tidak heran jika saya merasa gugup saat pertama kali melangkahkan kaki ke SCTV Tower lantai 12. Namun, berkat bimbingan keempat rekan kerja yang saya mention sebelumnya, saya merasa nyaman menjalani hari-hari saya bekerja di Vidio.

Sebagai konten kurator, saya dan teman-teman diwajibkan untuk selalu update dengan yang sedang happening agar konten yang didistribusikan selalu fresh. Dari sekian banyak kategori di Vidio, saya difokuskan untuk mengelola halaman olahraga. Tentu ini menjadi pekerjaan yang menyenangkan mengingat minat saya yang tinggi terhadap olahraga.

Kini, tim yang saat itu hanya berjumlah 4 orang, sekarang sudah lebih dari 20 orang. Jumlah konten olahraga yang tayang di Vidio saat ini dengan saat saya pertama kali bergabung juga sudah sangat bertambah. Selain jumlah konten yang semakin banyak, angka plays & watchers di Vidio juga sudah meningkat tajam dibanding tahun 2019 saat saya pertama kali bergabung.

3. MET PUBLIC FIGURE

“Berjumpa dengan artis merupakan hal yang lumrah jika anda bekerja di SCTV Tower.” — Wadiono

Berada di satu gedung dengan sejumlah stasiun televisi ternama (SCTV, Indosiar, dan Moji), production house (PT Screenplay Produksi), dan perusahaan rekaman (PT Digital Rantai Maya atau Dr. M) membuat gedung SCTV Tower kerap kali disambangi oleh deretan artis/musisi tanah air papan atas.

Suatu hari ketika sedang istirahat jam makan siang, saya hendak turun ke SCBD (Senayan City Basement Dua) — dimana kantin karyawan berada. Saat keluar lift, saya papasan dan bertukar kontak mata dengan seorang wanita yang hendak masuk ke dalam lift. Wanita tersebut dengan ramah memberi senyum. Selang beberapa saat, saya baru menyadari jika wanita tersebut adalah Chelsea Islan. Betapa badainya saya tidak mengacuhkan bidadari.

Gundala, film bertema pahlawan super Indonesia karya Joko Anwar merupakan salah satu film yang saat itu saya tunggu-tunggu. Saat mengetahui bahwa sang sutradara dan para pemain Gundala sedang berada di studio SCTV lantai 9 untuk mempromosikan filmnya, saya langsung antusias untuk turun dan menjumpai mereka.

Ketika saya dan teman-teman turun ke lantai 9, ternyata mereka baru saja selesai melakukan shooting promo. Lalu, saya pun memberanikan diri untuk mengajak foto bersama Joko Anwar, Abimana Aryasatya, dan Della Dartyan. Abimana bahkan sempat berceletuk “Kalian kesini gara-gara ngehindarin kerjaan kan? Ngaku lo pada, daripada gue aduin bos lo!” Ternyata sang putra petir juga merupakan sosok yang humoris.

Sekian beberapa momen berharga saya selama berkarir di Vidio, tentu masih banyak momen lainnya yang ingin saya ceritakan namun saya harus kembali bekerja karena Piala Dunia sudah di depan mata. Tak lupa saya ucapkan terima kasih untuk para mentor dan teman-teman yang senantiasa menemani, mendukung, dan membimbing saya selama ini. Tetap jaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan agar pandemi cepat berakhir dan kegiatan kantor tatap muka dapat berjalan kembali.

Adios, Wadiono!